Berbagi Mimpi 2.2 (Writerature)

a Kontinuous attempt despite typos … since 2007 (halah!)


  • Unflinchingly Cool: Commodification and Subversion in Pulp FictionWritten December 21, 2011 by wawan under fenomena

    Alhamdulillah, setelah nyungsep sekian waktu buat nonton film Pulp Fiction (beberapa belas kali lah ), dan baca sejumlah sumber tentang Pulp Fiction/Quentin Tarantino, sinema Hollywood, film noir, political correctness dan tentu saja pendekatan kritik sastra Marxist ala Fredric Jameson, saya pun dengan bangga menyajikan kepada sidang pemimpi sekalian tulisan terbaru saya yang berjudul “Unflinchingly Cool:…

  • Trio Macan Cerpen Amrik IndonesiaWritten October 26, 2011 by wawan under diari

    Sastro: [sambil berjalan menanjak di trotoar di belakang Misdi yang sesekali menoleh kepadanya] Terus gimana, Mis. Apa kali ini sampean tetep ndak mau nulis lagi tentang Amerika-amerikaan? Misdi: Kali ini sejak awal sudah dilematis, Bos. [Sambil menoleh sebentar lawan bicaranya yang berjalan kira-kira dua langkah di belakangnya] Sastro: Dilematis piye? Misdi: [Membalik badan, tapi tidak…

  • Langsung Dagingnya (2)Written October 12, 2011 by wawan under sastra

    Satu hal lain yang mendukung gaya langsung dagingnya ini tampak pada keluwesan jurusan Sastra Inggris dalam hal mata kuliah yang ingin ditawarkan. Sekadar bandingan, di kampus saya waktu kuliah S1 di Malang dulu, kami para mahasiswa sudah tahu mata kuliah apa yang ditawarkan kampus dan apa saja yang harus kami ambil untuk memenuhi persyaratan kelulusan…

  • Kahlil Gibran: His Life and World (4)Written September 25, 2011 by wawan under bahasa

    Let me begin with one question. Is Kahlil Gibran an American author or an Arab author? At one point in my life I heard people say that Gibran was an Arab/Lebanese author. However, one time a friend, an influential author in Yogyakarta, convinced me that Gibran was an English literature author (because he grew up…

  • Kahlil Gibran: His Life and World (3)Written September 23, 2011 by wawan under macem-macem

    In this submission of Gibran’s Biography review, I’d like to focus on how much the biographers, Jean and Kahlil Gibran, rely on diary materials from people whose life paths have crossed Gibran’s. One thing to notice is how people around Gibran liked to keep diaries. I’m not sure if it is the custom back then…