Tidak Pernah Kita Bilang, "Saya terakhir ke Jakarta sekitar musim kemarau tahun 2008 kemarin"
By wawan on Jul 5, 2009 | In Hari-hari | 1 feedback »
Jadi, kalau kita ngobrol sama orang Amrik semisal, "When did you go to the Bahamas"? Jawabannya kira-kira, "It was summer 2008". Tapi kalau tanya teman di Malang, "Kapan sampean ke Jakarta?" Jawabannya kira-kira, "Seingat saya kalau bukan bulan April ya Mei tahun 2008 kemarin"
Kenapa kira-kira?
Mungkin, karena dalam setahun, banyak hal dilakukan dan tampil secara berbeda-beda kalau di Amerika (atau di negara 4 musim lainnya, kira-kira). Kalau musim salju (desember-februari), kira-kira kegiatannya banyak-banyak tinggal di rumah, nonton tv, main ski, bajunya tebal-tebal, kuliah atau kerja, dan sesekali kena badai es, hehehehe... Kalau musim semi (maret-mei), kira-kira baju mulai sesekali terlihat bunga-bunga, suasana di luar penuh bunga dan bunyi cericit burung, sesekali suhu masih dingin, baru satu dua orang mulai mengeluarkan skuter dan sepeda pancal. Kalau musim panas (juni-agustus) orang-orang sudah pakai celana pendek ke kampus, sukanya berenang, bersepeda, jogging, canoeing, barbecuean tiap sabtu, atau jalan-jalan ke Bali
atau ke Karibia, sibuk ke bengkel nyervis AC. Kalau musim gugur (september-november), kegiatan biasa-biasa, suasana cantik dengan daun-daun merah, sudah mulai beli-beli jaket, dst.
Jadi ya... kalau ingat sesuatu kegiatan di masa lampau, mau tidak mau akan teringat gimana kira-kira suasana waktu itu, dan kita bisa langsung memutuskan apakah waktu itu musim panas atau gugur atau salju atau semi.
Sementara kita, yang musim penghujan dan kemarau tidak jauh berbeda, karena di musim hujan kadang-kadang bisa panas sekali dan di musim kemarau tiba-tiba bisa hujan
, mustahil rasanya bilang seperti judul postingan ini. Tapi ya, sesekali juga (sangat jarang sih) orang bilang,
"Kami studi ekskursi ke Jakarta sekitar musim hujan tahun 2002 dulu" terus kita heran
"Kok ingat?"
"Waktu itu bis kami kejebak banjir"
![]()
1 comment
Leave a comment
| « Bersepeda di Tengah Hiperrealitas | Ahmad Dhani Niru Siapa? Inilah Jawabannya.... » |
