Nyaris saja "All But" Lho...
By wawan on Dec 14, 2009 | In Eng-Ind | Send feedback »
Seringkali saya ketemu frase "all but" seperti misalnya dalam kalimat: "In this texting age, wartel has ALL BUT vanished". Nah, apa cobak artinya all but ini...
Kayaknya ngepas kalau diartikan "nyaris saja" atau "hampir-hampir" atau "bisa dibilang" yang makna inggrisnya biasanya "very nearly". Btw, bisa dibilang itu posisinya dalam grafik probabilitas saya bayangkan antara "can" dengan "is".
Contohnya kalimat ini:
But without a careful analysis of these developments and their place within the broader assumptive and political grounds of cultural studies, the value of such criticism all but disappears.
yang kira-kira bisa diartikan;
Tapi, tanpa analisis yang jeli atas perkembangan-perkembangan ini serta posisi mereka di ranah "cultural studies" yang politis and asumtif*, nilai dari kritisisme semacam ini hampir-hampir sirna.
Gimana, Sodara-sodara, masuk nggak?
* (ini saya belum nemu terjemahannya yang paten
)
** (contoh kalimat diambil dari itulisannya Lawrence Grossberg "Cultural Studies VS. Political Economy: Is Anybody Else Bored with This Debate?" yang masuk dalam buku Cultural Theory and Popular Culture hasil editan John Storey
No feedback yet
Leave a comment
| « Bagaimana "You" Bisa Berarti "Kita" | Betapa "Outstanding" Sungguh Menonjol Meskipun Dia Adalah Tanggungan » |
