Category: Ind-Eng
Mau "Mengadu Domba"?
By wawan on Jun 29, 2010 | In Ind-Eng, Eng-Ind | Send feedback »
"Oke, mari kita rayakan perhatian yang gampang teralih!"
Dalam sebuah artikel di Guardian.co.uk, saya kesandung kalimat yang bunyinya begini:
Like the "surge" strategy in Iraq which reduced suicide bombings by driving a wedge between indigenous Sunnis and foreign jihadists, the US and its European allies will try to separate the Taliban from al-Qaida fighters who infiltrate Afghanistan from across the border in Pakistan.
Meskipun isi kalimat ini sangat miris, saya tetap tak bisa menahan sorak hati ketika menemukan idiom "driving a wedge between" itu--saya mohon maaf setulusnya kepada Saudara-saudari saya kaum Muslimin wal-muslimah di Iraq atas lonjatan sorak ini.
Ini dia padanan dari peribahasa yang pernah saya cari-cari: "mengadu domba," sebuah istilah yang hanya kita ketahui bahasa Romawinya sebagai peninggalan jaman Belanda, yaitu "divide et impera." Ya, inilah dia saudara-saudara, saya persembahkan kepada Anda sekalian padanan "MENGADU DOMBA", yakni "DRIVING A WEDGE BETWEEN"!!!!!
Apa Bahasa Inggrisnya "Biar Cuma Sepeser Tetap Saja Duit"?
By wawan on May 5, 2010 | In Ind-Eng | 2 feedbacks »
Tadi waktu mengeluarkan dompet buat bayar roti kempit (terjemahan saru dari "sandwich", hehehe), seseorang semacam berseru:
"Sir!"
Saya cuek saja. Saya teruskan mengeluarkan kartu dari dompet dan membayar makanan saya tadi.
"Sir!"
Kali ini saya agak curiga "sir" itu ditujukan ke saya. Saya toleh ke kanan. Seorang bapak berbadan dempal menunjuk ke bawah:
"Uang sampean jatuh."
"Oh makasih, Pak," kata saya sambil mengambil uang sedolar yang jatuh tadi. "Untung Njenengan lihat. Makasih, Pak, Njenengan sudah nyelamatkan hidup saya. Hehehe..."
"Hahaha... biar cuman sepeser tetap saja duit, Mas!"
Pertanyaan saya buat Anda sekalian. Apa hayo terjemahan "biar cuman sepeser tetap saja duit" yang idiomatik dalam bahasa Inggris?
Jawabannya:
.....
.....
Yaitu: ¡ɹɐllop ɐ s,ɹɐllop ɐ
Kunci Berdiri (Krip Ngadek) Apa Bahasa Inggrisnya?
By wawan on May 4, 2010 | In Ind-Eng | Send feedback »
Dalam terminologi belajar gitar ada istilahnya "kunci berdiri," yang cara mendapatkannya adalah dengan cara menegakkan semua jari-jari. Agak sulit, tapi begitu bisa kita bisa langsung dapat semua kunci dari F, F#, G, G# dst atau Bb, B, C, C# dst. Dalam bahasa jawa dikenal sebagai "krip ngadek."
Apa bahasa Inggrisnya?
Kemarin, dalam perbincangan dengan seorang kawan yang lumayan sering menyanyi solo di kafe-kafe, muncullah "krip ngadek" itu. Ternyata mereka menyebutnya "bar chord."
Sekian dulu pelajaran terjemahan kita hari ini. ![]()
Terjemahan Kutipan Soe Hok Gie
By wawan on Apr 24, 2010 | In Ind-Eng | Send feedback »
Ada dua kutipan dari buku Soe Hok Gie yang saya suka. Di kesempatan ngimpi kali ini saya pingin nerjemah salah satu kutipan itu. Begini bunyinya:
Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: “dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan”.
Soe Hok Gie - Catatan Seorang Demonstran
Terjemahan terbaru versi saya adalah:
For me, the most valuable and fundamental gift in life is "the capacity to love, to sympathize, and to be driven by empathy"
Soe Hok Gie - The Diaries of a Demonstrator
Nikah Sirri itu .... Unregistered Marriage (bukan fatwa lho ya :D)
By wawan on Mar 1, 2010 | In Ind-Eng | Send feedback »
Seiring ramainya diskusi tentang "nikah sirri" akhir-akhir ini, mungkin Anda-anda para penerjemah par excellence sekalian kebanjiran job nerjemah ke bahasa Inggris tentang hal itu... mungkin... siapa tahu Sidney Morning Herald atau The Daily Telegraph atau Newsweek atau National Geographic pingin mendapat gambaran langsung dari Indonesia dan meminta Anda menerjemah berita-berita Indonesia, hehehe... mimpi kali ye...
Nah, untuk membekali Anda saat menerjemah nantinya, saya pingin membahas apa terjemahannya "nikah sirri" dalam bahasa Inggris:
Sebuah artikel kompas tentang pendapat Rhoma Irama menerjemahkan "nikah sirri" sebagai "unofficial marriage". Menurut saya ini kurang tepat, karena "unofficial" kesannya "tidak sah". Padahal, secara agama nikah sirri itu sah. Tolong jangan diterjemahkan "unofficial marriage" lho ya? Saya kecewa lho nanti... lho, memangnya sampean ini siapa, dik Pemimpi? Hehehe...
Berdasarkan sebuah berita di CNN dan The Jakarta Post, kayaknya sementara ini "nikah sirri" bisa diterjemahkan jadi "unregistered marriage" dengan asumsi ini "marriage" yang sah tapi tidak "registered". Atau kalau memang perlu ya ditulis saja "unregistere marriage" (sirri) ... atau, kalau pingin mendidik orang lain, hehehe... terjemahkan saja jadi "legally unregistered religiously official marriage". Hahaha...
