Comment from: Sukono [Visitor]
Mmmm...gimana ya mengatakannya...
Saya rasa semua kembali ke konteks kalimatnya, apakah me-kan lebih tepat daripada me-i dan sebaliknya. Imbuhan "me-kan" menurut Pak Mahmudi, guru bahasa Indonesia saya di kelas 1 SMP dulu, SALAH SATU nosinya adalah "melakukan sesuatu untuk orang lain". Misalnya, "Ibu membuatkan aku wedang jahe." Dalam dikotomi memenangkan vs memenangi, sepertinya memang ada jebakan makna. Kalimat "Wasit memenangkan A dalam pertarungan itu" dapat berarti "menjadikan A sebagai pemenang" (mungkin dengan cara yang tidak elok). Cerna juga: "A memenangi pertandingan itu tanpa bantuan wasit."
So, bagi saya memenangkan dan memenangi ... mmm, gimana ya menyimpulkannya :-D
(Saya akan menggunakan keduanya selama konteksnya memungkinkan. Wis ngono wae:-D)
03/05/10 @ 22:04
Comment from: wawan [Member] Email
Halo pak... Saya setuju ke konteks kalimat, Pak. Konteks kalimat akan menunjukkan arti kata itu. Jadi, kalau dalam perbincangan umum orang memakai "memenangkan," tentu tidak bisa disalahkan... :)
03/05/10 @ 22:46

Leave a comment


Your email address will not be revealed on this site.

Your URL will be displayed.
(Line breaks become <br />)
(Name, email & website)
(Allow users to contact you through a message form (your email will not be revealed.)
« Terjemahan Kutipan Soe Hok GieNikah Sirri itu .... Unregistered Marriage (bukan fatwa lho ya :D) »