<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?><!-- generator="b2evolution/2.4.1" -->
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
	<channel>
		<title>Catatan Habis Nerjemah - Latest comments on Masih Ngotot "Memenangi"?</title>
		<link>http://berbagi-mimpi.info/nerjemah.php?disp=comments</link>
		<description></description>
		<language>en-UK</language>
		<docs>http://backend.userland.com/rss</docs>
		<admin:generatorAgent rdf:resource="http://b2evolution.net/?v=2.4.1"/>
		<ttl>60</ttl>
				<item>
			<title>In response to: Masih Ngotot "Memenangi"?</title>
			<pubDate>Tue, 04 May 2010 02:46:38 +0000</pubDate>
			<dc:creator>wawan [Member]</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">c351@http://berbagi-mimpi.info/</guid>
			<description>Halo pak... Saya setuju ke konteks kalimat, Pak. Konteks kalimat akan menunjukkan arti kata itu. Jadi, kalau dalam perbincangan umum orang memakai &quot;memenangkan,&quot; tentu tidak bisa disalahkan... :)</description>
			<content:encoded><![CDATA[Halo pak... Saya setuju ke konteks kalimat, Pak. Konteks kalimat akan menunjukkan arti kata itu. Jadi, kalau dalam perbincangan umum orang memakai "memenangkan," tentu tidak bisa disalahkan... :)]]></content:encoded>
			<link>http://berbagi-mimpi.info/nerjemah.php/on-nerjemah/masih-ngotot-memenangi#c351</link>
		</item>
				<item>
			<title>In response to: Masih Ngotot "Memenangi"?</title>
			<pubDate>Tue, 04 May 2010 02:04:10 +0000</pubDate>
			<dc:creator>Sukono [Visitor]</dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">c349@http://berbagi-mimpi.info/</guid>
			<description>Mmmm...gimana ya mengatakannya...&lt;br /&gt;
Saya rasa semua kembali ke konteks kalimatnya, apakah me-kan lebih tepat daripada me-i dan sebaliknya. Imbuhan &quot;me-kan&quot; menurut Pak Mahmudi, guru bahasa Indonesia saya di kelas 1 SMP dulu, SALAH SATU nosinya adalah &quot;melakukan sesuatu untuk orang lain&quot;. Misalnya, &quot;Ibu membuatkan aku wedang jahe.&quot; Dalam dikotomi memenangkan vs memenangi, sepertinya memang ada jebakan makna. Kalimat &quot;Wasit memenangkan A dalam pertarungan itu&quot; dapat berarti &quot;menjadikan A sebagai pemenang&quot; (mungkin dengan cara yang tidak elok). Cerna juga: &quot;A memenangi pertandingan itu tanpa bantuan wasit.&quot; &lt;br /&gt;
So, bagi saya memenangkan dan memenangi ... mmm, gimana ya menyimpulkannya :-D&lt;br /&gt;
(Saya akan menggunakan keduanya selama konteksnya memungkinkan. Wis ngono wae:-D)</description>
			<content:encoded><![CDATA[Mmmm...gimana ya mengatakannya...<br />
Saya rasa semua kembali ke konteks kalimatnya, apakah me-kan lebih tepat daripada me-i dan sebaliknya. Imbuhan "me-kan" menurut Pak Mahmudi, guru bahasa Indonesia saya di kelas 1 SMP dulu, SALAH SATU nosinya adalah "melakukan sesuatu untuk orang lain". Misalnya, "Ibu membuatkan aku wedang jahe." Dalam dikotomi memenangkan vs memenangi, sepertinya memang ada jebakan makna. Kalimat "Wasit memenangkan A dalam pertarungan itu" dapat berarti "menjadikan A sebagai pemenang" (mungkin dengan cara yang tidak elok). Cerna juga: "A memenangi pertandingan itu tanpa bantuan wasit." <br />
So, bagi saya memenangkan dan memenangi ... mmm, gimana ya menyimpulkannya :-D<br />
(Saya akan menggunakan keduanya selama konteksnya memungkinkan. Wis ngono wae:-D)]]></content:encoded>
			<link>http://berbagi-mimpi.info/nerjemah.php/on-nerjemah/masih-ngotot-memenangi#c349</link>
		</item>
			</channel>
</rss>
