Comment from: maya [Visitor] · http://worldofmaia.blogspot.com
waduh, pusing aq wan. tapi semangat deh wan buat mereview yang lain.
06/02/09 @ 00:39
Comment from: wawan [Member] Email
may, aku kan cuman mematuhi tuntutan skenario saja, hehehe...
06/02/09 @ 20:45
Comment from: Tuan Malam [Visitor] · http://tuanmalam.blogspot.com
Aku belajar banyak, lagi dan lagi darimu, sobat part-time-ku!

Dari kritik baru, aku belajar untuk menulis kritik (kubaca: resensi) dengan lebih dalam menilik karya itu sendiri, bukan penulisnya. Tapi sayang ya, yang pemimpi angkat di kritik baru itu resensi atas buku puisi. Padahal di negeri kita yang kurang mantrab tapi kita sayangi ini, jarang ada kritik (atau resensi) buku kumpulan puisi. Seingatku terakhir dimuat di Harian Surya atas sebuah buku Cak Mukhid. Resensor-nya pun sekarang sudah tidak di negeri ini lagi. Tapi aku yakin dia pasti kembali, huahaha....

Nah, untuk yang formalisme, hampir angkat tangan! Seingatku, tidak ada satu pun dosen sejarahku yang pernah menganjurkan untuk menulis resensi. Dan, yang lebih utama lagi, selama kuliah sedikit sekali -- seingatku tidak pernah ada novel yang dijadikan bahan diskusi sejarah. Karena itu, meresensi buku novel yang memuat sejarah, atau mengulas sisi sejarah sebuah novel, akan sangat menantang. Tantangan yang kuharap membuatku bisa turun tangan, mengingat aku bukan pembaca buku-buku sejarah yang baik dan cukup banyak.

Tentang buku, aku baru-baru ini baca lagi buku Daniel Samad bertajuk Dasar-dasar Meresensi Buku. Mungkin buku itu bisa dijadikan acuan kita bersama, walaupun sangat simpel -- untuk awam. Paling tidak, kalau Pak Rektor tidak mau beliin buku luar negeri, bisa itu dulu. Kalau Pak Rektor tidak mau juga, awas... ada ancaman dan sabotase berbahaya malam nanti, dari si Tuan Malam, hehehe....

Yah, moga-moga pembelajaran kita menulis resensi bisa jadi lebih baik, Bung.

Tabik,
Tuan Malam
14/02/09 @ 06:03

Leave a comment


Your email address will not be revealed on this site.

Your URL will be displayed.
(Line breaks become <br />)
(Name, email & website)
(Allow users to contact you through a message form (your email will not be revealed.)
« Mbaca The Tempest Shakespeare: Antara Struktur yang Multilapis dan Ideologi (yang juga Multilapis Tentunya)Sentimentalisme dalam Sejarah Sastra Amerika »