Comment from: sidiknugroho [Visitor] · http://kajiansosialdanbudaya.blogspot.com
wah... kalo ini bukan liberal lagi namanya. benar-benar sucks! hehe... tapi keren banget. spiritualitas memang tak bisa dinilai dari hal2 yang tampak lahiriah, semuanya kembali pada urusan hati-nurani.
06/02/10 @ 09:40
Comment from: wawan [Member] Email
hehehe... iya mas sidik. super mengagetkan. bisa dibilang, ini model buku yang nggak mungkin terbit di negeri tercinta... jadi, si penerjemah jelata ini akan mencoba mengambil sari tilawah yang kira-kira masih masuk akal untuk dibaca di indonesia, yang sayang kalau dilewatkan... selebihnya memang buku ini menyasar muslim di amerika, jadi ya kurang relevan untuk konteks di indonesia...
07/02/10 @ 08:51

Leave a comment


Your email address will not be revealed on this site.

Your URL will be displayed.
(Line breaks become <br />)
(Name, email & website)
(Allow users to contact you through a message form (your email will not be revealed.)
« Ketanpanamaan dalam Invisible ManKitab The Punk by Syekh Gideon Sams »