| « Teringat Bintang Kejora si Penjual Hujan | Menghudan Tanpa Wahyu » |
Sejumlah Poin on Nabi Tanpa Wahyu
Ada sih beberapa poin yang ingin saya tulis tentang Nabi Tanpa Wahyu:
1. kesangatbebasan si hudan hidayat
2. sikap hudan hidayat yang mengkampanyekan orisinalitas dengan begitu sangatnya hingga bersikap agak anti sikap mengambil wacana "dunia" (begitu dia menyebut wacana pemikiran barat) dengan begitu saja tanpa mencoba menandinginya.
3. sikap hudan yang "melawan" banyak "orang" sekelas budi darma dan iwan simatupang, dan dengan lumayan obsesif menunjukkan cacat-cacat mereka, tapi untuk orang-orang semacam fadjroel rahman, chavchay, dst. hudan "hanya" memperhatikan poin-poin kuat (atau yang hudan sukai dari mereka)... yang mana menegaskan pernyataan hudan di salah satu esai bahwa kritik sastra di indonesia itu (kira-kira) hanya ditulis teman sendiri.
4. sikap hudan yang anti takingforgranted wacana-wacana internasional tapi memandang novel orang asingnya albert camus lebih dengan sikap memuja, bukan kritis
5. aromanya lebih berupa apresiasi kreatif tinimbang kritik(nah, inilah yang patut dihargai dari upaya seorang novelis yang mencoba mengapresiasi dunia di sekelilingnya)
Sementara begitu saja dulu. Untuk lebih lengkapnya, kayaknya ya nanti kalo saya sudah benar-benar bisa menuliskan resensi yang utuh.
Well, well, well ... selain buku, kita butuh sesuatu yang hebat untuk bisa menulis resensi: WAKTU!!!
Salam
2 comments
thx atas upayamu ini ya.
salam.
hudan