Kebijaksanaan Dusun
By wawan on Feb 25, 2010 | In Serbasuka | 1 feedback »
Puji Tuhan sekalian alam,
Sidang Berbagi Mimpi yang terhormat, saya ingin menyampaikan satu kebijaksanaan dusun lagi--maksud saya, kebijaksanaan dari musik country--yang baru saya sadari beberapa waktu yang lalu. Buat kita semua, dan terutama saya sendiri selaku blogger, dari anak dusun sebelah, kang Tim McGraw:
An' he said: "I went sky diving, I went rocky mountain climbing,
"I went two point seven seconds on a bull named Fu Man Chu.
"And I loved deeper and I spoke sweeter,
"And I gave forgiveness I'd been denying.
"I was finally the husband,
"That most the time I wasn’t.
"An' I became a friend a friend would like to have."
An' he said: "Some day, I hope you get the chance,
"To live like you were dyin'."
Masa hidup di dunia harus dimaksimalkan dan memang pengetahuan di dunia nggak ada habis-habisnya.
Sekian sidang jamaah blogging hari ini. Semoga sukses.
1 comment
kebetulan seorang teman lagi membahas kebijaksanaan lagu2 campursari, the song goes something like:
dhek jaman berjuang
njur kelingan anak lanang
mbiyen tak openi
ning saiki ana ngendi
Jarene wis menang
keturutan sing digadhang
mbiyen ninggal janji
ning saiki apa lali
Reff:
neng gunung tak cadhongi sega jagung
yen mendhung tak silihi caping gunung
sukur bisa nyawang
gunung ndesa dadi reja
dene ora ilang nggone padha lara lapa
Lhaaa...nyambung tho ama postingan sampeyan yang notabene tentang lagu country.
sama-sama pesan dr musik rakyat...atau yang katanya merakyat
Leave a comment
| « Ibn 'Arabi dari Three Muslim Sages | The Trouble with Islam: Pertanyaannya Dihargai, Jawabannya Dicurigai » |

